Selasa , November 20 2018
Rahasia Pak Aang Jadi Tukang Cukur Rambut Sukses Hasilnya Mobil & Sawah

Rahasia Pak Aang Jadi Tukang Cukur Rambut Sukses Hasilnya Mobil & Sawah

Rahasia Pak Aang Jadi Tukang Cukur Rambut Sukses Hasilnya Mobil & Sawah – Mencari jalan rezeki bisa melalui bidang apa saja terkadang tidak terduga profesi yang digeluti saat ini tidak pernah dicita-citakan sebelumnya. Kisah sukses sebagai jasa pekerja memotong rambut mungkin bukan yang pertama. Saya yakin sudah banyak kisah nyata orang yang sukses di bidang pekerjaan yang sama.

Kisah nyata menarik yang bisa meng inspirasi untuk siapa saja dari Pak aang salah satu orang yang menggeluti jasa sebagai pangkas rambut asal garut  jawa barat yang sukses dengan dunia pekerjaan yang di gelutinya.

Bukan hal yang mudah memang untuk menjadi orang yang sukses dalam menjalani bidang usaha harus melewati perjalanan yang berliku dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar suka dukanya pasti selalu ada.

Pada awal perjuangannya Pak aang hanya bermodalkan uang untuk ongkos naik bus dan sewa kost”an , kira-kira sekitar bulan juli 1975 merantau ke ibu kota jakarta. Setelah mendapat tempat tinggal untuk tidur sehari-hari selama mencari nafkah. Esok harinya beliau memulai usahanya sebagai tukang potong rambut keliling.

Hanya dengan berjalan kaki keluar masuk kampung di kawasan Cipinang kelender sampai ke Kota Bekasi membawa peralatan dengan sebuah tas kenang pak aang. Kebayang yah jalan kaki sejauh itu tapi itulah perjuangan.

Pak aang memilih  pekerjaan menjadi tukang cukur karena pada saat itu profesi ini masih tergolong jarang ada, belum ada salon atau barbershop seperti saat ini. Beliau memasang tarif Rp 50/kepala . Dengan uang sebesar itu pada zaman dulu tergolong besar cukup untuk makan tiga hari, tambah Pak aang.

Seharian ikhtiar mencari orang yang mau memakai jasanya beliau mampu mendapatkan uang  Rp 150 sampai Rp 300 bersih Setelah dipotong makan dan tempat tinggal yang beliau sewa bulanan.

Bisa mengrimkan uang ke istri di kampung nya di garut sebesar Rp 2.500/bulan. untuk membiayai hidup istri dan kedua anaknya saat itu yang ikut tinggal bersama mertuanya. Pekerjaan sebagai tukang cukur keliling ini dijalani Pak aang selama 5 tahun.

Awal jalan Menuju ke Suksesan sebagai tukang potong rambut di mulai

Banyak masukan dari beberapa teman se profesi pak aang supaya membuka lapak di bawah pohon rindang tetapi beliau tidak mengikuti masukan tersebut dengan pertimbangan hasilnya sedikit.

Pada awal tahun 1980 secara tidak sengaja pak aang bertemu dengan teman sekampungnya kemudian diajak bermain ke tempat tinggalnya yang berlokasi di Depok.

Di kota inilah Pak aang melihat peluang sebagai tukang cukur karena masih sangat jarang di temukan. Karena belum mempunyai modal untuk membuka kios cukur, Pak aang kemudian melamar sebagai tukang cukur di Pangkas Rambut Budi yang ber alamat di Jalan Raya Nusantara, Perumnas Depok Jaya.

Tanpa kesulitan pak aang diterima sebagai karyawan , bahkan diminta tinggal di kios cukur Pak Budi ini ( Jadi tidak perlu menyewa kost”an anggap saja sebagai fasilitas dari pemiliknya.

Selama bekerja sebagai karyawan di Pangkas Rambut Budi, Pak aang di bayar Rp 400/orang. dalam sehari bisa mendapatkan Rp.20.000 sampai Rp 25.000. jumlah lumayan besar jika di banding penghasilan sebelumnya.

Sebagian penghasilannya selama bekerja tetap beliau kirimkan ke anak istrinya dan sisanya Pak aang tabung. Setahun berselang Pak Aang memberanikan diri membuka pangkas rambut sendiri dengan menyewa sebuah kios di kawasan Jalan Raya Nusantara, Depok.

Selama menjadi karyawan. Pak aang mempelajari ilmunya dari Pak Budi, tempat usaha beliau di beri nama Pangkas Rambut Aang` tuturnya lagi.

Rahasia Pak Aang menjadi Tukang Cukur Rambut Sukses 

Jika tekad kuat dan mempunyai tujuan jelas allah Swt pasti memberi jalan sebagaimana Pak Aang berkat kegigihan dan doa, pelanggannya semakin hari semakin banyak sehingga beliau sampai kewalahan. Pak Aang akhirnya memutuskan membawa teman-temannya di kampung untuk ikut bergabung.

Buah Dari kesabaran dan kerja keras serta rela berbagi dengan orang lain dan tidak takut rezeki berkurang.

Hampir mirip dengan kisahnya dulu pada saat pak Aang ditampung oleh pak Budi, teman-teman beliau juga tinggal di kios dan dibayar Rp 600 untuk sekali potong rampbut pelanggan. Setahun kemudian teman-temannya ini bisa membuka usaha pangkas rambut secara mandiri dan Beliau kembali mengajak teman yang lain di kampungnya untuk ikut bergabung.

Diperkirakan 60 orang lebih teman-temannya yang pernah ikut kini mempunyai lapak usaha pangkas rambut sendiri yang tersebar di beberapa daerah se jabodetabek.

Tidak hanya teman, 2  anak Pak Aang juga pernah ikut kepada beliau dan saat ini sudah membuka pangkas rambut di kota Bekasi.

Sedangkan Pak Aang masih tetap membuka usaha pangkas rambut di kota Depok. Selama hampir 40 tahun lebih menekuni profesi sebagai tukang cukur rambut , Hasil dari jerih payahnya ini  telah mampu memiliki:

  • Rumah sendiri
  • Mobil
  • Motor
  • Sawah
  • Dan Di karuniai 9 anak dua di antaranya mendapat gelar sarjana.

Hebat sekali bukan ? walaupun sudah terbilang sukses lantaran mampu menaklukkan ganasnya kehidupan di ibu kota, pak aang yang saat ini berusia 59 tahun, tetap memilih tinggal kampung kelahiranya di Desa Binakarya, Banyuresmi, Garut, Jawa Barat.

Menurut beliau tinggal di kampung, nuansa kekeluargaan masih sangat kental, kepedulian dan semangat gotong royong masih sangat tinggi, berbanding terbalik dengan kota besar seperti Jakarta. Kata Pak Aang.

Tiada Sesuatu yang Besar Tanpa perjuangan yang hebat. itulah Rahasia Pak Aang Jadi Tukang Cukur Rambut Sukses. Sebarkanlah Semoga bermanfaat….!!!!

Sumber : http://poskotanews.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!