Minggu , November 17 2019
menghafal bacaan arab latin ayat kursi artinya dan maknanya

Menghafal Bacaan Arab Latin Ayat Kursi Artinya Dan Maknanya

Menghafal bacaan arab latin ayat kursi artinya dan maknanya – Kira-kira waktu usia admin sekitar 7 tahunan hampir setiap hari menjelang waktu tidur mendengar bacaan ayat kursi dari kedua orang tua yang rutin membacakan surat Al Baqarah ayat 255 ini. Walaupun belum cukup mengerti arti dan maknanya. Baca Juga Doa Untuk Kedua Orang Tua Kebaikan Dunia Akhirat

Pada waktu itu masih tahap belajar membaca alquran. Seiring berjalan nya waktu tanpa disadari karena saking sering nya mendengarkan bacaan ayat kursi ini dengan sendiri nya menjadi hafal walaupun tidak ada niat untuk menghafal bacaan ayat kursi. Kebiasaan orang tua admin sebelum tidur selalu membaca beberapa surah dalam alquran seperti

  1. Al fatihah
  2. Al Kkhlas
  3. Al Falaq
  4. An Nas
  5. Dan ayat kursi

Dan beberapa surat alquran yang admin tulis diatas adalah yang admin hafal sejak kecil walaupun pada saat itu masih terbata-bata belum fasih membaca alquran. tapi bersyukur sudah bisa menghafal nya.

Menginjak usia remaja mencoba mencari tahu dan kembali menghafal bacaan arab latin ayat kursi artinya dan maknanya, ingin menjawab rasa penasaran kenapa orang tua tidak pernah lepas dari membaca ayat kursi ini. bacaan ayat kursi arab

Bacaan ayat kursi latin dan artinya

ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUMU.LAA TA’KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDHI.

MAN DZAL LADZII YASFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI. YA’LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM. WA LAA YUHITHUUNA BI SYAI-IN MIN ‘ILMIHII ILLAA BI MAASYAA-A. WASI’A KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDHA. WA LAA YA-UDHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ‘ALIYYUL AZHIIM.

Terjemahan atau arti dari Ayat Kursi

 Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.

Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha tinggi lagi maha besar.

Dilansir dari berbagai sumber ini lah catatan ayat kursi dan maknanya

Ayat kursi termasuk salah satu bacaan yang dianjurkan kita baca untuk menghadapi gangguan setan. Bahkan apabila dibaca dengan penuh penghayatan dan khusyuk. dia bisa menjadi perisai dari aneka gangguan makhluk, entah itu setan maupun manusia yang hendak berbuat jahat/dzalim.

Ayat kursi memiliki keagungan, sekaligus sumber ilmu yang amat besar. Kemuliaan ayat kursi tidak terbatas pada keindahan kaligrafinya yang dipajang di ruang tamu. Walau ada sebagian orang yang hanya menjadikan ayat kursi sebagai jimat atau fajar, yang disimpan di atas pintu.

Saudaraku, mari kita coba untuk membaca dan merenunginya. Di sana Allah menceritakan tentang diri-Nya dengan sangat indah. Antara lain, ”Allah Yang Mahahidup, yang terus menerus mengurus makhluknya, tanpa pernah mengantuk dan tidur.

Milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui segala yang ada di hadapan dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmu-Nya kecuali yang Dia kehendaki.”

Ayat kursi adalah ilmu tentang Allah. Kalau kita ingin mengenalnya, ayat kursi bisa menjadi salah satu jalan untuk menuju ke sana. Sesungguhnya, untuk mengenal Allah, kita harus mempelajari ilmu tentang-Nya. Menurut kitab yang saya baca, ayat kursi menjadi ayat paling mu|ia karena ada tujuh belas kata, dari lima puluh kata, yang menunjuk kepada Allah Ta’ala. Baca Juga Doa Masuk Mesjid dan Keluar Mesjid

Sifat-sifat Allah yang ada di dalamnya dapat kita pelajari dengan penuh penghayatan. Kita pun bisa melengkapinya dengan mempelajari ayat dan surah utama lainnya, seperti Al-Fatihah dan AI-Ikhlas (induk dan sepertiga AI-Quran).

Hal yang penting untuk diingat, kita membaca Al-Quran tidak sekadar membaca atau menghapal saja, tetapi juga memahami maknanya. Dengan sering membacanya, membaca terjemah atau tafsirnya, lalu berusaha merenungi artinya, kalam Allah niscaya akan tertanam kuat di dalam hati.

Selain membacanya, kita kita upayakan pula untuk mengamati alam raya. Kita renungi kesempurnaan ciptaan AIlah, (Allah) yang terus menerus mengurus, tidak mengantuk dan tidak tidur.

Hidup kita akan lebih jauh lebih tenang karena kita mengakui dan yakin bahwa alam semesta ini ciptaan ”Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia.”Kita mendekat dan berlindung kepada Allah Ta’ala yang kekuasaan dan ilmu-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahaagung.” (QS. al-Baqarah 21:255).

Rasulullah Saw bersabda, Siapa membaca ayat Kursi pada setiap akhir shalatfardhu sampai dia meninggal, niscaya tidak ada yang mampu menghalanginya untuk masuk surga. ” (HR an-Nasa’i, Shahih al-Jami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!