Selasa , Oktober 15 2019
MENGERIKAN Kisah Nyata Doa Ibu Yang Terkabul Setelah 25 Tahun

MENGERIKAN Kisah Nyata Doa Ibu Yang Terkabul Setelah 25 Tahun

MENGERIKAN Kisah Nyata Doa Ibu Yang Terkabul Setelah 25 Tahun –  Cerita ini dari satu kisah nyata! Pesan saya kepada para ibu maupun calon ibu. Hati-hatilah dalam berucap Jangan sekali kali terburu-buru mendoakan ” keburukan kepada anak mu ketika anda dalam keadaan marah…!!!

JANGAN MARAH BAGIMU Surga Baik Berlindunglah kepada Allah Swt dari godaan iblis yang terkutuk dimana mereka tidak pernah berhentu dan selalu menggoda dengan tipu daya halus sekalipun. Kisah nyata yang akan saya tulis ini semoga menjadi pelajaran berharga.

Jika anda  para ibu ingin memukul anak , pukul sajalah, tapi jangan sampai anda mendoakannya dengan kata-kata yang tidak pantas sehingga menyesal dikemudian hari. Berikut adalah Kisah Nyata Doa Ibu Yang terkabul Setelah 25 Tahun lamanya.

Aku sedang membersihkan rumah. Tiba-tiba anak lelakiku yang masih kecil berlari ke arahku. Dia tersenggol satu pot bunga yg terbuat dari kaca sampai pecah hancur berantakan.

Aku benar-benar marah karena pot itu memangg mahal harganya. Tanpa ku sadari, aku telah melontarkan kata-kata “Matilah kamu Semoga kamu ditimpa dinding bangunan dan tulang-belulangmu hancur, Tahun demi tahun berlalu. Anak lelakiku beranjak dewasa, aku sudah lupa akan doa yang pernah di ucapkan itu. Aku pun tidak menganggapnya penting dan aku tak tahu bahwa doa itu telah naik ke langit.

Anak lelakiku bersama adik-adik nya yang lain tumbuh dewasa. Anak yang ku doakan tempo hari adalah anak sulung yag paling aku sayangi dari anak-anak ku yang lain. Dia anak yg rajin dan pandai menghormati aku dan berbakti kepadaku dibandingkan saudaranya yang lain.

Setelah dewasa anak Sulungku telah menjadi seorang insinyur. Tak lama lagi dia akan menikah. Sudah Tidak sabar rasanya aku ingin menimang cucu

Ayahnya ( Suamiku ) punya sebuah bangunan yang sudah lama dan ingin direnovasi. Maka pergilah anakku Si sulung ini bersama ayahnya ke tempat yang di maksud. Para pekerja sudah bersiap-siap untuk merobohkan satu dinding yang sudah usang dan tidak layak

Disaat parapekerja sedang bekerja, anakku pergi ke belakang bangunan tanpa diketahui oleh siapa pun. Dengan tidak disangka-sangka dinding bangunan itu roboh menimpanya..!!

Terdengar suara berteriak dalam reruntuhan itu SAMPAI suaranya tidak kedengaran lagi.Semua pekerja berhenti. Dalam keadaan penuh rasa heran bertanya-tanya suara siapa? Mereka berlari ke arah reruntuhan itu. Mereka mengangkat dinding yang menghimpit anakku dengan susah payah mengangkat dan kemudian segera memanggil Ambulan.

Mereka tidak dapat mengangkat badan anakku. Badannya remuk seperti kaca yang jatuh pecah berkeping-keping Sebagian mereka mengangkat badan anakku yang hancur dengan hati-hati dan segera membawanya ke UGD di sebuah Rumah Sakiy.

Ketika ayahnya menghubungiku, seakan-akan Allah menghadirkan kembali kata-kataku padanya semasa anak ku masih kecil dulu.

Aku tidak menahan tangis hingga pingsan, SETELAH AKU SADAR, aku berada di Rumah Sakit dan aku meminta untuk melihat anakku. Pada saat melihatnya, aku seakan mendengar suara yang berkata, INI DOAMU KAN ? Sudah AKU kabulkan..!! Setelah sekian lama engkau berdoa, sekarang Aku akan mengambilnya..!!

Ketika itu, jantungku seakan berhenti berdetak. Anakku menghembuskan nafasnya yang terakhir. Aku berteriak dan menangis sambil berkata, Ya Allah  Selamatkanlah anakku! Jangan pergi nak.

Seandainya, lidah ini tidak mendoakan kejelekan 25 tahun yang lalu…! Andaikan..! Andaikan..! Andaikan..! Tetapi kalimat ‘andaikan’ ini tidak berguna lagi sekarang ini. Baca juga Doa untuk kedua orang Tua Kebaikan Dunia Akhirat

Duhai Allah ampunilah dosaku dan kedua orang tuaku, keluarga ku,saudaraku dan Setiap orang yang meng-klik Suka, share & berkomentar ” Amin dan jangan Engkau cabut nyawa kami saat tubuh kami tak pantas berada di Surga Mu. Aminnnn

Foto hanya Sebagai ilustrasi Dam Kisah ini di ambil dari Akun Facebook : Siti Aisyah yang di posting pada tanggal 26 September 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!