Minggu , November 18 2018
Mengenal fungsi & hadits tentang bendera rasulullah asli

Mengenal Fungsi & Hadits Tentang Bendera Rasulullah Asli

Mengenal fungsi & hadits tentang bendera rasulullah asli – Pada tanggal 22 oktober 2018 kemarin tepat dihari santri nasional bendera tauhid nabi muhammad menjadi pembicaraan di berbagai media elektronik maupun situs online besar nasional menyusul kejadian tidak terpuji pembakaran yang dilakukan oleh beberapa orang dari ormas banser di kabupaten garut jawa barat

Dalam sejarah banyak sahabat nabi muhammad Saw rela meregang nyawa demi mempertahan panji rasulullah dalam peperangan melawan musuh-musuh kaum muslimin pada masa itu, kejadian yang kurang terpuji yang saya sebutkan di awal sangat disayangkan dan jangan sampai terulang kembali dimasa yang akan datang

Sebagai umat muslim wajib untuk mengenal bendera rasulullah, dan harus terus menerus dikenalkan kepada anak-anak kaum muslimin, agar mengetahui sejarah nya apa itu panji atau bendera tauhid nabi muhammad Saw.

Hadist Tentang bendera rasulullah

Terdapat beberapa hadits yang menjelaskan tentang bendera panji rasulullah di antara nya

rayah yang dipakai Rasulullah sallallahu alaihi wasallam berwarna hitam, sedangkan liwa benderanya berwarna putih. (Hadits Riwayat Thabrani, Hakim, dan Ibnu Majah)

Perbedaan bendera rasulullah 

Secara ukuran nya , rayah lebih kecil dari liwa’. Mengenai ukuran panjang dan lebarnya, tidak ditemui riwayat yang menjelaskan secara rinci dari bendera maupun panji-panji islam pada masa Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Dalam sebuah hadist dikatakan

Panji Rasulullah sallallahu alaihi wasallam berwarna hitam, berbentuk segi empat dan terbuat dari kain wol. (Hadit riwayat Tirmizi)

Panji rasulullah Ar-Rayah dan Al-Liwa memiliki kalimat tauhid yaitu lapadz La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah. Pada rayah ( bendera warna hitam) Lapaz ditulis dengan warna putih, dan sebaliknya pada liwa ( bendera yang berwarna putih ) ditulis dengan warna hitam

Panji ar rayah dan al liwa mempunyai fungsi berbeda

1. Fungsi Ar-Rayah ( Bendera warna hitam ) merupakan panji yang dipakai panglima perang. Rayah menjadi penanda orang yang memakainya merupakan pimpinan dan pusat komando yang menggerakkan seluruh pasukan. Jadi, hanya para komandan perang yang memakai ar-rayah.

Rayah akan diserahkan langsung oleh khalifah kepada panglima perang dan para komandan-komandannya. Selanjutnya, rayah dibawa selama berperang di medan tempur. Karena itulah, rayah disebut juga Ummu al-Harb (induk Perang)

Keterangan fungsi ar-rayah dikuatkan dari dalil hadis dari Ibnu Abbas Rasulullah ketika menjadi panglima di Perang Khandak pernah bersabda, Aku benar-benar akan memberikan panji (rayah) ini kepada orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya serta dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah kemudian memberikan rayah tersebut kepada Ali bin Abi Thalib yang saat itu menjadi ketua divisi pasukan Islam. (Hadis Riwayat Bukhari)

Kemudian ibnu Asakir dalam bukunya Tarikh ad-Dimasyq jilid IV/225-226 menyebutkan rayah milik Nabi muhammad Saw mempunyai nama yaitu al-Uqab

2. Fungsi Al-Liwa ( Bendera warna putih ) sebagai penanda posisi pemimpin pasukan. Pembawa bendera liwa akan terus mengikuti posisi pemimpin pasukan berada. Liwa dalam perperangan akan diikat dan digulung pada tombak. Riwayat mengenai liwa’, seperti yang diriwayatkan dari Jabir radi allahu anhu yang mengatakan, Rasulullah membawa liwa’ ketika memasuki Kota Makkah saat Fathul Makkah (pembebasan Kota Makkah). (Hadist Riwayat Ibnu Majah)

Lalu Apakah bendera rasulullah asli masih ada dan berada di museum turki ? pertanyaan ini sudah dijawab oleh ustadz Felix Siauw tahun 2017 lalu dalam acara debat yang siarkan oleh ILC TVone mematahkan pernyataan abu janda yang sangat percaya diri mengatakan panji rasulullah terpajang di museum topkapi turki padahal pada kenyataan tidak ada seperti yang dijelaskan oleh ustadz Felix Siauw  yang sudah lebih 15 kali berkunjung ke turki

Itulah artikel mengenal fungsi & hadits tentang bendera rasulullah Saw, dimana kalimat tauhid yang terdapat dalam panji rasulullah, sangat diinginkan kaum muslimin menjadi kalimat terakhir yang diucapkan disaat ajal sudah tiba

Diambil dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!