Selasa , November 20 2018
Masjid Cipari Garut Menyimpan Bukti Sejarah Perjuangan

Masjid Cipari Garut Menyimpan Bukti Sejarah Perjuangan

Masjid Cipari Garut Menyimpan Bukti Sejarah Perjuangan – Beberapa hari yang lalu tepatnya pada tanggal 15 aparil 2017 saya menyempatkan pulang ke kampung halaman kangen suasana kampung yang tenang yang di kelilingi pesawahan dimana kedua orang tua saya tinggal di Kampung Cidewa RT 001 – RW 005 Desa Sukarasa kecamatan pangatikan Kabupaten garut.

Kesempatan berlibur beberapa hari di kampung tidak saya sia-siakan untuk memperkenalkan masjid Asyuro sebagai tempat wisata budaya dan sejarah yang menyimpan bukti perjuangan pada masa penjajahan dan berbagai peristiwa pada saat awal berdirinya negara republik indonesia. Mesjid design unik ini lokasi nya terletak di lingkungan pesantren yang hanya berjarak sekitar 1 kilo meter dari rumah orang tua.

        Foto diambil dari rumah orang tua dengan pemandangan indah pesawahan & pegunungan

Sejarah Berdirinya Masjid Cipari atau Mesjid asyuro

Salah satu masjid tertua di garut masjid ini dibangun sekitar tahun 1933 sampai tahun 1936 arsitek yang mendesign mesjid ini adalah Bapak Abikusno Cokrosuryo, dikenal sebagai seorang aktivis Sarekat islam pada saat itu.

Masjid didirikan di atas tanah wakaf milik Haji Harmayn dan Kyai Haji Bustomi, yang kemudian dilimpahkan kepada para pendiri pesantren Bernama Kyai Haji Abdul Kudus dan Kyai Haji Yusuf Tauziri.

Masjid Asyuro dibangun secara bergotong-royong oleh masyarakat  beserta pemuda sarekat isalam ( SI ) masjid ini menonjolkan gaya arsitektur art deco, berdenah segi empat, dengan menghadap ke arah timur. Masjid ini unik dan menarik karena arsitekturnya berbeda dengan masjid-masjid yang terdapat di daerah lain di indonesia pada umumnya.

Masjid Cipari atau Mesjid asyuro Dijadikan Benteng Pertahanan

Seperti keterangan Para sesepuh termasuk kakek dan Nenek saya yang tinggal dekat lingkungan pesantren dan mesjid cipari pada masa itu Masjid asyuro berperan sebagai masjid serta pesantren, pada zaman kolonial belanda digunakan sebagai pesantren sekalian tempat latihan perang, benteng pertahanan pejuang kemerdekaan serta berdirinya PSII cabang Garut.

Pada zaman kemerdekaan juga sebagai basis latihan tentara pejuang serta dapur umum. saat terjadinya pemberontakan DI/TII yang di pimpinan oleh Karto Soewiryo Serangan tersebut terjadi pada tahun 1948 dan 1952 lingkungan sekitar mesjid dijadikan tempat pengungsian, perawatan pejuang dan tempat perlindungan beberapa pejuang serta keluarganya.

Pada saat terjadi G30S/PKI jadikan tempat perjuangan untuk melawannya, disini juga sebagai tempat pertemuan beberapa ulama untuk mengatur strategi demi mempertahan negara kesatuan republik indonesia.

Alamat dan rute menuju Masjid Cipari ( Mesjid Asyuro )

Untuk anda yang ingin berwisata ke masjid cipari garut yang menyimpan bukti sejarah perjuangan kemerdekaan alamat lengkapnya terletak di lingkungan Pondok Pesantren Cipari di Kampung Cipari, Desa Sukarasa, Kecamatan pangatikan garut  Jawa Barat 44183 Telepon: (0262) 2840793

Jika mengunakan transportasi umum dari arah bandung untuk menuju lokasi mesjid cipari ada 2 alternatif

  • Terminal guntur kemudian naik angkutan kota jurusan Sukawening trayek 07 Warna kendaraannya berwarna Putih merah dengan ongkos Rp 10.000 minta berhenti di lapangan bola cihuni dilanjutkan naik ojeg Rp 5.000
  • Jika naik kereta api berhenti di stasiun Cibatu kemudian naik angkutan kota jurusan cibatu – terminal guntur minta berhenti di Cibereum dilajuntkan naik ojed Rp 5.000

Itulah sedikit informasi yang mudah-mudahan bermanfaat untuk anda tentang masjid cipari garut Menyimpan Bukti Sejarah Perjuangan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!