Kamis , Oktober 18 2018
Dalil Tegas Hukum Puasa Tidak Sahur, Tanpa Makan

Dalil Tegas Hukum Puasa Tidak Sahur, Tanpa Makan

Dalil Tegas Hukum Puasa Tidak Sahur, Tanpa Makan – Bulan Ramadhan 1438 Hijriah tahun 2017 ini baru saya jalankan kurang lebih sekita  8 hari menjalankan-Nya, alhamdulillah tanpa ada halangan masih belum batal karena masih di beri kesempatan dan kesehatan oleh alllah Swt.

Namun pada hari ke 9 tepatnya pada tangga 3 juni 2017 saya bangun jam 6 pagi jadi tidak sempat bangun untuk makan sahur terlebih dahulu. Setahu saya kalau hukum puasa sunnah tanpa sahur karena kesiangan tidak ada masalah walaupun tanpa makan terlebih dahulu.

Namun kejadian ini terjadi di bulan ramadhan ( puasa wajib ) ketika bangun saya sempat ragu antara melanjutkan puasa atau tidak. Untuk menjawab keraguan saya ini kemudian mencari informasi untuk mengetahui hukum puasa tanpa sahur karena kesiangan.

Saya ada ketakutan jika membatalkan puasa wajib tanpa alasan yang dibenarkan, karena termasuk dosa besar. Saya mendapat penjelasan dari salah satu yang menjabarkan tentang hal yang saya alami ini. Berikut keterangan yang dilansir dari : konsultasisyariah.com

Bahwa inti dari puasa BUKAN sahur. Pernyataan inti puasa adalah sahur’adalah pernyataan TIDAK BERDASAR, dan membahayakan. Sahur hukumnya dianjurkan ketika  hendak berpuasa, namun bukan inti dari puasa.

Rasulullah Saw tidak pernah mengajarkan bahwa diantara syarat sah puasa adalah makan sahur. Karena itu, puasa seseorang tetap sah sekalipun paginya tanpa makan sahur.

Dalil tegas yang menunjukkan hal ini adalah hadis dari ummul mukminin Aisyah radhiallahu ‘anha yang menceritakan:

دخل علي النبي صلى الله عليه وسلم ذات يوم فقال: «هل عندكم شيء؟» فقلنا: لا، قال: «فإني إذن صائ

Suatu hari, Nabi Muhammad Saw menemui kami, dan bertanya, Apakah kalian punya makanan? Kami menjawab, Tidak. Kemudian beliau bersabda: Kalau begitu, saya akan puasa. (Hadist Riwayat. Muslim 1154, Nasai 2324, Turmudzi 733)

Pada hadist ini, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi istrinya di pagi hari. Beliau menanyakan kepada istrinya, apakah di rumah ada makanan untuk sarapan. Artinya, Nabi  Muhammad Saw tidak memiliki niat untuk berpuasa ketika itu.

Kemudian ketika Aisyah menjawab bahwa beliau tidak memiliki makanan, Nabi Muhammad Saw melakukan puasa. Ini menunjukkan bahwa pada malam harinya, Beliau tidak makan sahur, karena pada malam itu, tidak ada keinginan dari beliau untuk berpuasa. Beliau baru menyatakan berpuasa di pagi harinya.

Puasa tanpa sahur bagi kesehatan

Kejadian yang saya alami ini mungkin karena kondisi tubuh saat malam hari yang terlalu lelah dan memang tidur terlalu larut sekitar jam 23 Lebih. Makan sahur sangat penting dan di anjurkan oleh Nabi Muhammad Saw seperti keterangan dalam hadist nya :

 تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً 

Yang artinya : Bersahurlah karena dalam sahur terdapat berkah

Karena dengan Makan sahur akan memberi cadangan asupan nutrisi selama seharian penuh. Namun walaupun tidak sahur asalkan kondisi tubuh sedang Fit alhamdulilah sampai waktu berbuka tidak ada masalah Puasa tanpa sahur bagi kesehatan saya.

Demikian informasi tentang Dalil Tegas Hukum Puasa Tidak Sahur ( Tanpa Makan ). Allahu a’lam sumber Dari : https://konsultasisyariah.com/19160-hukum-puasa-tanpa-sahur.html

Sumber Foto : percikaniman.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!