Selasa , Oktober 15 2019
Biografi singkat kh yusuf tauziri sang patriot asal garut jawa Barat

Biografi Singkat Kh Yusuf Tauziri Sang Patriot Asal Garut Jawa Barat

Biografi singkat kh yusuf tauziri sang patriot asal garut jawa Barat – Bagi warga garut khusus nya yang berdomisili di kawasan kecamatan wanaraja dan sekitar nya tidak akan asing dengan nama seorang tokoh ulama besar bernama kyai haji yusuf tauziri, beliau adalah sang patriot sekaligus pendiri pesantren darussalam

Nama kh. yusuf tauziri akan selalu dikenang oleh warga kabupaten garut karena jasa-jasa nya yang amat besar pada masa pra kemerdekaan dan setelah kemerdekaan republik ini, kisah heroik dan perjuangan nya pada masa itu terus diceritakan turun temurun sampai saat ini. Jangan ragukan lagi kecintaan nya kepada islam dan negara republik indonesia

KH Yusuf Tauziri adalah satu dari sekian figur ulama karismatik , seorang tokoh yang memiliki nama kecil Damiri ini memulai kiprah dakwah dan perjuangannya sejak kembali dari Tanah Suci, tepatnya pada tahun 1923. Di awali dengan mengubah nama panggilan,beliau pun lantas mendirikan Masjid serta pondok pesantren darussalam di wanaraja, Garut dan Admin pernah menuntut ilmu di pesantren ini 2001-2004

Kh. Yusuf Tauziri Sang Patriot Melawan Penjajah

Selain aktif dalam kegiatan pendidikan Islam, KH Yusuf Tauziri juga memantapkan dirinya terlibat dalam perlawanan penjajahan. Pada masa penjajahan Jepang, Sang Kiai sempat dituduh akan melakukan sabotase terhadap negeri sakura itu.Kiprahnya yang tidak kalah penting pada masa revolusi adalah terbentuknya Laskar Darussalam, berangkat dari pesantren yang beliau dirikan. Menyusul kembalinya penjajah Belanda ke tanah Air dan menguasai Wanaraja

Kh. Yusuf tauziri bersama laskarnya hijrah ke utara Wanaraja, tepatnya di Pesantren Cipari. Di tempat ini beliau menyusun kembali laskarnya dan menjadikan Pesantren Cipari sebagai markas perlawanan terhadap penjajah. Baca Juga Mesjid Cipari garut Menyimpan Bukti Sejarah Perjuangan

Kecintaan kh Yusuf Tauziri untuk negara kesatuan republik indonesia ( NKRI ) Melawan Kartosuwiryo

Melawan penjajah saja tidak ada rasa gentar untuk ikut berjuang memerdekakan negeri ini dari cengkraman orang-orang asing siap mengorbankan jiwa dan raganya untuk NKRI. Bukti kecintaan kh yusuf tauziri tetap setia kepada negara kesatuan republik indonesia pada masa revolusi adalah melawan Kartosuwiryo

Ketika Kartosuwiryo mengumandangkan proklamasi NII (DI/TII) orang pertama yang menentang adalah Yusuf Tauziri, sahabat sekaligus penasehatnya. Kartosuwiryo terkejut tatkala menemukan orang terdekatnya, politikus islam, penganut islam sejati, justru menolak Negara islam. Kiai Yusuf Tauziri berprinsip, gagasan Kartosuwiryo mendirikan Negara Islam dengan meninggalkan Republik terlalu jauh.

Perbedaan pandangan yang sangat mencolok dan prinsipil terkait nilai ke bangsaan antara keduanya. Kh Yusuf tauziri akhirnya memutuskan berpisah dengan tokoh utama DI/TII ini. Pada pengujung era Revolusi, Laskar Darussalam yang ia dirikan akhirnya bergabung dengan Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang menjadi cikal bakal TNI

Bagi kelompok Kartosuwiryo Tidak ada kata lain, Yusuf Tauziri harus dihabisi. Pesantren Darussalam menjadi target. Pada periode tahun 1949-1958, pasukan NII (DI/TII) serangan terbesar dilakukan pada 17 April 1952. Tujuan serangan untuk menghabisi kyai haji Yusuf Tauziri, keluarga serta pengikutnya. Serangan menghabisi guru yang tidak lagi sejalan dengan visi Kartosuwiryo.

Dan Pada akhirnya kartosuwiryo diadili dan dieksekusi hukuman mati pada bulan September 1962, yang ditanda tangani langsung oleh presiden Soekarno, dan dikuburkan di Pulau Ubi, Kepulauan Seribu.

Biografi Kh. Yusuf tauziri

Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah atau disingkat Jasmerah adalah semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Soekarno, dan salah satunya sejarah perjuangan seorang patriot asal kabupaten garut yang bernama kh. yusuf tauziri. pesantren darussalam masih berdiri kokoh sampai dengan saat ini yang menjadi saksi bisu perjuangan pada masa perjuangan kemerdekaan dan teman-teman bisa berziarah ke makam KH. Yusuf tauziri tepat di samping pesantren yang beliau dirikan

  • Nama Lengkap : Yusuf Tauziri
  • Nama Kecil/panggilan : Damiri
  • Lahir : Garut Tahun 1899
  • Wafat : Garut 12 Tahun 1981

Itulah biodata singkat kh. yusuf tauziri. sang patriot asal kabupaten garut jawabarat. Saat ini di era hiruk pikuk membela agama, di era penyebutan munafik bagi yang beda tafsiran kitab, di era para pegiat nir-sejarah-negeri mengorasikan idealisme langitan ala khilafah atau Negara islam, saya sarankan untuk rehat sejenak ke kota Garut.

Telusuri kotanya, arahkan mata dan hatimu ke salah satu ruas jalan sepanjang 6 kilometer antara Garut-Wanaraja menuju pesantren Darussalam. Ruas jalan itu bernama Jalan KH Yusuf Tauziri. Di ruas jalan itu, tundukkan kepala sejenak bagi beliau, salah satu benteng NKRI. Al-fatihah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!