Selasa , April 24 2018
Cara tidur nabi muhammad yang di anjurkan

Sesuai Hadits Cara Tidur Nabi Muhammad Sangat Di Anjurkan

Cara Tidur Nabi Muhammad Sangat Di Anjurkan – Rasulullah Muhammad saw senantiasa memperlakukan tidur dengan etika dan cara yang baik. saya akan berbagi  informasi cara tidur Rasulullah dan manfaatnya lalu Seperti apa tata caranya? Berikut beberapa etika tidur yang sesuai dengan ajaran islam sebagaimana yang terdapat di dalam hadits Rasulullah Muhammad saw:

1. Berwudhu terlebih dahulu ketika hendak tidur
Sebelum kalian akan mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhu mu untuk melakukan sholat  (Hadits riwayat . Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

2. Membaca doa akan tidur
Rasulullah Muhammad saw jika hendak tidur berdoa, Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup). ketika bangun tidur kemudian berdoa, Alhamdulillahillaji ahyana ba’da maa ama tanaa wa ilayhinnusur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali.” ( Hadits riwayat Muslim)

Al-Bara’ bin ‘Azib ra. berkata: Sesungguhnya Rasulullah Muhammad saw bila berbaring di tempat tidurnya, beliau letakkan telapak tangannya yang kanan di bawah pipinya yang kanan, seraya berdoa: Robbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibaadaka (Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu).” (HR. At Tarmidzi)

3. Miring ke sebelah kanan ( Tidur menghadap kiblat )
Dari al-Barra` bin Azib, Rasulullah Muhammad saw pernah bersabda,  Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang sebelah kanan

4. Posisi Meletakkan tangan di bawah pipi sebelah kanan
Rasulullah Muhammad saw apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya (Hadits riwayat.. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)

5. Sebelum tidur Membaca surat surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas
Aisyah ra. berkata: Ketika Rasulullah Muhammad saw berbaring di tempat tidurnya, beliau kumpulkan kedua telapak tangannya, lalu meniup keduanya dan dibaca pada keduanya surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas. Kemudian disapunya seluruh badan yang dapat disapunya dengan kedua tangannya. Beliau mulai dari kepalanya, mukanya dan bagian depan dari badannya. Beliau lakukan hal ini sebanyak tiga kali (Hadits riwayat.. At Tarmidzi)

6. Jam berapa rasulullah tidur malam
Beliau Nabi muhammad saw tidur di awal malam dan menghidupkan akhir malam  (Mutafaq ’Alaih)

Bahwasanya Rasulullah Muhammad saw membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbicara (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” (Hadist riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235))

7. Di anjurkan tidak tidur dalam posisi telungkup ( tengkurap )
Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Swt ( Hadits riwayat. Abu Dawud dengan sanad yang shohih)

8. Di anjurkan Berdoa ketika bangun tidur
Rasulullah Muhammad saw jika mau tidur berdoa, “Bismika Allahumma Amut wa Ahya  artinya (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup) ketika bangun tidur rasulullah berdoa, Alhamdulillahillaji ahyana ba’da maa ama tanaa wa ilayhinnusur. artinya (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada nya kami kembali (Hadits riwayat.Muslim)

9. Selalu Mengusap Bekas tidur
Maka bangunlah Rasulullah Muhammad saw dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya (Hadits riwayat. Muslim No. 763 (182)

10. Dan selalu Beristinsyaq, beristintsaar dan bersiwak ketika bangun tidur
Beristinsyaq dan beristintsaar adalah menghirup air kemudian mengeluarkan atau menyemburkan kembali air dari hidung.

Apabila Rasulullah Muhammad saw bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak (Hadits riwayat. Al Bukhari No. 245 dan Muslim No. 255)

Demikianlah tata cara Rasulullah Muhammad saw menunaikan hak-hak tidur yang telah diberikan Allah swt Dan sebagai seorang yang beriman kepada Allah swt dan Rasulullah Muhammad saw, maka sudah sepatutnya sebagai umatnya menunaikan kenikmatan tidur tersebut sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!