Minggu , Juli 22 2018
Letjen TNI Purn Johannes Suryo Prabowo

Pesan Letjen TNI Purn Johannes Suryo Prabowo Kepada Non Muslim

Pesan Letjen TNI Purn Johannes Suryo Prabowo Kepada Non Muslim – Melihat dan membaca sebuah postingan dalam laman facebook milik purnawirawan jendral rasanya statment beliau ini mewaliki isi hati umat muslim yang ada di negeri tercinta republik indonesia ini.

Tidak ada sedekitpun rasa benci atau apalah istilah dari pihak mereka dari pihak umat islam terhadap etnis atau agama minoritas tertentu. Sebagai contoh kita umat islam manaruh rasa hormat kepada Bapak Kwik Kian Gie tidak ada masalah dengan beliau ini yang memiliki respect kepada semua kalangan, golongan dan agama apapun di negara yang beliau cintai ini.

Rasa nasionalisme Pak Kwik kian Gie sudah tidak diragukan lagi. Jika pernah menonton sebuah acara di salah satu stasiun Televisi swasta nasional TVONE dimana pengakuan beliau pernah ada kata-kata sara yang ditujukan kepadanya namun langsung dibela oleh pribumi karena tahu persis Pak kwik kian gie ini cinta indonesia punya rasa hormat dan tidak pernah mengusik agama apapun.

Pernyataan Letjen TNI Purn Johannes Suryo Prabowo Kepada Non Muslim di negeri ini melalui akun facebook nya bahwa beliau ini juga hidup sebagai minoritas tapi tidak pernah terganggu oleh kaum mayoritas di negeri ini. Berikut ini pernyataan lengkapnya :

Buat temanku Non MUSLIM, diseluruh Indonesia khususnya & Dunia

Saya cuma ingin menyampaikan, bahwa kasus ahok ini kasus pidana. BUKAN kasus minoritas Versus mayoritas. BUKAN juga kasus agama.

Kalau umat Islam marah. Itu karena ahok telah menista agama Islam, dan tidak ditahan sebagaimana yang diberlakukan terhadap orang-orang sebelumnya yang diduga sebagai penista agama.

Penerapan hukum seperti ini TIDAK ADIL Sehingga membuat MARAH banyak orang. Bukan hanya umat Islam. Bukan hanya Pribumi.

Jadi ahok itu tidak mewakili perilaku minoritas dan non muslim. Dia kriminal yang tidak perlu dibela atas nama persamaan agama dan status minoritas. Dia juga tidak pantas dijadikan simbol Bhinneka Tunggal Ika.

Saya yang beragama Katolik. Ayah saya ( Almarhum) keturunan Madura. Istri saya asli orang Batak Karo beragama Kristen, dan keluarga besar ayah dan ibu saya mayoritas muslim, gak nyombong sebagai simbol kebhinnekaan.

Saya bersyukur jadi minoritas di Indonesia. Di negara tetangga yang mayoritas Katolik, mana ada orang non Katolik yang bisa bernasib seperti saya.

Di Indonesia, yang mayoritas Muslim, saya yang Katolik ini bisa lulus nomer satu, hampir diseluruh jenjang pendidikan militer. Prestasi saya dalam tugas operasi militer pun diakui. http://m.merdeka.com/politik/prabowo-letjen-suryo-prabowo-ini-jago-perang-dari-timor-timur.html

Hubungan mayoritas-minoritas di Indonesia jauh lebih baik daripada di Amerika Serikat ( USA ) . Lihat saja di AS baru satu orang Katolik menjadi presiden, sudah tewas dibunuh (JF Kennedy)

Jangan biarkan keharmonisan mayoritas-minoritas dalam Bhinneka Tunggal Ika rusak hanya karena ahok, dan negara mana pun. Termasuk LSM nya tidak perlu mengajari kita cara hidup berbangsa dan bernegara

 # Letnan Jendaral Purn TNI  Johannes Suryo Prabowo #

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!