Minggu , Juli 22 2018
Nasihat Tukang Sate Paling Enak Di Surabaya Tentang Rezeki

Nasihat Tukang Sate Paling Enak Di Surabaya Tentang Rezeki

Nasihat Tukang Sate Paling Enak Di Surabaya Tentang Rezeki – Ada kiriman dari salah satu laman facebook bernama Gabriel Steven yang cukup memberikan inspirasi untuk kita semua, menceritakan sebuah nasihat mengenai rezeki itu Ada di Langit, Bukan di Bumi dari salah satu pedagang sate yeng terkenal enak di Surabaya jawa timur.

Berikut kisahnya dan tulisannya sudah sedikit di perbaharui dari laman dari laman aslinya di Facebook milik Pak Gabriel Steven : Saya punya tempat makan sate langganan, Ini sate paling enak di surabaya menurut saya. Susah cari lawannya..!!

Yang aneh, tempat makan sate ini bukanya suka-suka. Jadi para pengunjung harus telepon terlebih dahulu kalau mau kesana. Beberapa kali saya nekad datang kesana lansung tanpa telepon terlebih dulu eeehhh malah tutup.

Saya tanya: Kenapa cara jualannya seperti itu ?

Pak haji Ramli penjual satenya menjawab: Rezeki sudah ada yang mengatur, kenapa harus ngoyo?

Bukan ngoyo Pak”, jawab saya : Bapak bisa kehilangan pelanggan kalau cara jualannya seperti begitu!  Ah, kaya situ yang ngatur rezeki aja kata Pak Haji Ramli

Saya kasih Pak Haji saran : Sebaiknya Bapak buka ( Jualan )  setiap hari.Kalau bisa malam juga buka karena banyak orang suka makan sate malam juga Pak..!!  kata saya meyakinkan Pak Haji.

Pak Haji Ramli menghela napasnya agak dalam : Kemudian berkata Hai anak muda, rezeki itu ada di langit bukan di bumi. Anda  orang muslim kan? tanya Pak haji sambil natap wajah saya. Suka ngaji gak? Coba baca Al Quran : Mencari nafkah itu siang hari & malam itu untuk istirahat..!! kata Pak haji lagi meyakinkan.

Kemudian melanjutkan dengan mengatakan : Saya cuma mau jualan siang, kalau malam biarlah itu rejekinya tukang sate yang jualannya malam. Dari jualan sate siang saja saya sudah merasa cukup dan bersyukur, kenapa harus buka sampai malam? Pak Haji nyerocos sambil membakar sate nya.

Coba Perhatikan orang-orang yang kelihatanya kaya itu. Pake mobil mewah, rumahnya mewah. Tanya kepada mereka, emang hidupnya enak? Pasti lebih enak saya karena saya tidak dikejar target, tidak dikejar hutang..!!

Saya bisa 2 minggu sekali pulang ke kampung halaman di madura, bisa mancing, naik sepeda lewat sawah-sawah, lewat perkampugan, bergaul dengan manusia-manusia yang menyapa dengan ikhlas dan tulus. Bukan menyapa kalau ada maunya. Baca juga Cara cepat kaya dengan pesugihan tanpa tumbal

Biarpun naik sepeda tapi jauh lebih enak daripada naik kendaraan mobil Jaguar..!! Anginnya asli tidak pakai AC. Denger kodok, jangkrik lebih nyaman di kuping daripada dengerin musik dari alat musik bikinan..!! Coba Anda pikir, untuk apa kita ngoyo bekerja siang sampai malam?

Jangan-jangan kita muda kerja keras ngumpulin uang ( harta ), Ketika sudah tua uangnya dipakai untuk mengobati penyakit kita sendiri karena terlalu kerja keras waktu muda! Itu banyak terjadi bukan?

Dan perlu kamu ingat , Tuhan sudah menakar rezeki kita. Jadi untuk apa kita mengejar rejeki sampai malam? Percayalah rezeki tidak bakalan tertukar !! Yang kerja siang ada bagiannya, begitu juga yang kerja pada malam hari.

Kalau kata peribahasa, waktu itu adalah uang. Tapi jangan diterjemahkan tiap waktu untuk mencari uang. Waktu itu adalah uang, artinya kita harus bisa memanfaatkan sebaik-baiknya karena waktu tidak akan bisa diulang, uang bisa dicari lagi! Waktu lebih berharga daripada uang. Makanya saya lebih memilih waktu daripada uang.

Waktu saya ngobrol dengan Anda ini jauh lebih berharga daripada saya membuat sate. Kalau saya cuma bikin sate, di mata Anda, saya hanya akan dikenang sebagai tukang sate saja.

Tapi dengan ngobrol seperti ini semoga saya bisa dikenang bukan cuma sekedar tukang sate, mungkin saya bisa dikenang sebagai orang yang punya arti dalam hidup Anda sebagai pelanggan saya. Kita bisa bersahabat.

Waktu saya jadi berguna juga untuk saya. Begitu juga buat Anda. Kalau Anda merasa ngobrol dengan saya ini sia-sia, jangan lupa ya: “Rejeki bukan ada di kantor, tapi di langit. Begitu kata Pak Haji Ramli salah satu penjual sate paling enak di surabaya menutup pembicaraannya.

Semoga Kisah dari Pak Gabriel Steven tentang Nasihat Tukang Sate Paling Enak Di Surabaya Tentang Rezeki bisa bermanfaat….!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!