Jumat , April 27 2018
Kisah Imam Syafii, Hambali, Ghozali Dan Para Ulama islam yang Dipenjara

Kisah Imam Syafii, Hambali, Ghozali Dan Para Ulama islam yang Dipenjara

Kisah Imam syafii, Hambali, Ghozali Dan Para Ulama islam yang Dipenjara – Pada akhir tahun 2016 sampai hari ini bulan juni 2017 di negara kesatuan republik indonesia yang kita cintai ini ramai diberitakan para ulama islam yang di tersandung kasus hukum.

Sebut saja salah satunya yang paling ramai di expose media cetak maupun elektronik saat ini adalah Muhammad rizieq shihab, Bukan tanpa alasan pemerintah melalui aparat kepolisian sudah menetapkan pentolan ormas Front pembeli islam ini menjadi tersangka

Kilas balik megingat dalam sejarah para ulama zaman dulu,Jauh sebelum hingar bingar kasus beberapa ulama islam, yang ada di indonesia terkena hukuman oleh pemerintah khusus nya penegak hukum melalui kepolisian, dalam sejarah masa lalu kondisi kasus ulama terkesan dimusuhi oleh penguasa seperti ini pernah juga terjadi.

Jadi jangan dituduh para ulama bersalah meskipun dipenjara maupun dibunuh berikut Kisah Imam Syafii, imam hambali, imam ghozali Dan Para Ulama islam dulu yang pernah di penjara bahkan ada yang sampai di habisi nyawa-Nya

1. Imam Syafii – Tangan dan kakinya dirantai kemudian dibawa menghadap pemerintah dan hampir-hampir dikenakan hukuman pancung karena dituduh Syiah dan pemecah-belah masyarakat ketika itu.

2. Imam Hanafi – Ditangkap, dipenjara, dicambuk, disiksa dan dipaksa meminum racun oleh pemerintah kemudian setelah itu meninggal dunia karena tidak setuju dengan dasar-dasar pemerintah pada saat itu.

3. Imam Maliki – Dicambuk dengan cemeti kurang lebih 70 kali cambukan sepanjang hayatnya oleh pihak pemerintah kerana sering mengeluarkan kenyataan yang bertentangan dengan kehendak pemerintah.

4. Imam Hambali – Dipenjara oleh pemerintah dan dirotan belakangnya hingga hampir terlucut kainnya kerana mengeluarkan fatwa yang bertentangan dengan kehendak pemerintah. Pemerintah menganggap mereka lebih benar dari pada ulama.

5. Sufyan At Tsauri – Seorang wali Allah yang termasyhur. Ditangkap tanpa bicara karena berani menegur kesalahan khalifah saat itu dan dihukum gantung tetapi sewaktu hukuman hendak dijalankan kilat dan petir menyambar pemerintah dan para menterinya kemudian mereka mati tertimbun oleh tanah.

6. Said Bin Jubair – Seorang wali Allah yang dikasihi seekor harimau. Dibunuh karena didakwa memecah-belahkan masyarakat, menentang kerajaan dan berkomplot untuk menjatuhkan pemerintahan.

7. Abu Yazid Al-Bustami –  Wali Allah yang terkenal dengan berbagai karamah. Dituduh sesat karena ilmu agamanya lebih tinggi daripada pemerintah ketika itu . Dihukum pancung oleh pemerintah tetapi tidak siapapun berhasil memancungnya.

8.  Abul Husin An-Nuri – Seorang Wali Allah yang mampu menundukkan api. Ditangkap dan hampir dihukum karena dia menentang tindakan pemerintah yang membenarkan minuman arak di perbolehkan dalam hukum negara ketika itu.

9. Iman Nawawi – Nyaris dipukul dan telah dibuang oleh pemerintah karena menegur tindakan pemerintah menyalahgunakan uang rakyat.  Dan beliau juga seorang wali Allah yang terkenal sepanjang zaman.

Subhanallah Allahu Akbar La haula wala quwwata illa billah. Ternyata perjuangan ulama islam zaman dahulu lebih ketir, tetapi dengan tetap bergantung dan hanya takut kepada allah Swt mereka tidak gentar walaupun nyawa taruhannya

قل الحق ولو كان مرا

Artinya : Katakanlah yang haq walaupun itu pahit

Itulah Kisah Imam Syafii, Hambali, Ghozali Dan Para ulama islam, yang pernah Dipenjarakan dan dimusuhi oleh penguasa.

Semoga kita semua sebagai umat Nabi Muhammad tetap diberikan keistiqomahan dalam menegakkan yang haq, dan senantiasa mampu mengikuti ulama yang selalu istiqomah dalam berjuang menegakan kebenaran dan tidak tergiur dengan jabatan duniawi.

Sumber Laman Facebook : Rizal Gurouw

One comment

  1. Zigit satrio wi bowo

    Ya ALLAH kenapa orang yang baik dan benar selalu di sakiti , di fitnah…padahal ALLAH sayang. MAHA pencipta alam semsta ini,padahl ALLAH MAHA tahu yg benar mana dan yang salah mana,,., dan aku yakin seorang ulama besar gx mukin salah, dian benar cuman di salahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!