Jumat , April 27 2018
Jendral Gatot Nurmantyo Tegas Menolak Islam Melakukan Makar

Jendral Gatot Nurmantyo Tegas Menolak Umat Islam Akan Melakukan Makar

Jendral Gatot Nurmantyo Tegas Menolak Umat Islam akan Melakukan Makar – Pada 4 mei 2017 Panglima tni Gatot nurmantyo mendapat undangan dari salah satu stasitun televisi swasta dalam acara talkshow dengan tagline yang cukup membuat penasaran MEMBIDIK JOKOWI LEWAT AHOK.

Banyak pertanyaan yang di lontarkan mba rosiana silalahi dalam acara tersebut seperti misalnya aksi-aksi bela islam yang dilakukan hanya didompleng untuk menjatuhkan pemerintahan presiden Pak jokowi ?

Dengan tegas  beliau menjawab Tidak (didompleng),” tegas Panglima TNI dalam acara talkshow #PanglimaDiRosi di Kompas TV,

Dengan muka dingin dan sedikit senyum, Panglima TNI mengaku tersingggung dengan pertanyaan presenter Rosiana Silalahi.

Kudeta Presiden Jokowi, saya agak tersinggung dikatakan seperti itu, karena saya sebagai umat Islam juga,” kata Panglima TNI.

Jelas Panglima TNI, para kiai dan ulama adalah motor perjuangan merebut kemerdekaan. Mereka bergerak bersama santri dan masyarakat, gotong royong. Kenapa, karena mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim,” ungkapnya. Dan bagaimana mungkin akan melalukan tindakan makar sedangkan negara ini di bangun oleh mayoritas umat islam sendiri lanjutnya.

Buntut dari wawancara di kompas tv ini kabarnya Pak wiranto yang menjabat sebagai menko polhukam akan memanggil jendral gatot nurmantyo dan kepala Polri Tito Karnavian Sumber dari http://politik.rmol.co/

Seperti diketahui sebelumnya penyataan kepala kepolisian menyebutkan bahwa aksi bela islam di sinyalir dan susupi oleh orang-orang yang hendak melakukan makar kepada pemerintahan yang sah.

Penyataan kepolisian berbanding terbalik dengan Panglima Tni Jendral gatot nurmantyo dalam wawancara di kompas Tv dan memberikan contoh aksi bela islam pernah dilakukan sebelumnya aksi 411 dan 212 aman dan damai.

Pernyataan tegas panglima tni ini mendapat banyak respon beragam dari berbagai kalangan seperti analisa salah satu teman di sosial facebook milik saya Mas Dhodhy Roveer 

Dari era Presiden Pak abdurahman wahid ( Gusdur )  dan di era pemerintahan jokowi hanya panglima gatot normantyo yg berani blak blakan membuka tabir kejahatan musuh musuh yg ingin menguasai NKRI.

salah satu nya Australia yang sering menebar fitnah sudah gamblang dibuka waktu acara ilc dan pengisian pesan bagi mahasiswa secara detailnya. Bahkan bukan hanya omongan saja karena beliau pun sudah melihat langsung negara lain ingin mengusai NKRI.

Semoga saja rakyat pribumi tidak mudah di hasut Satuakn barisan bukan masalah ada yg anti bhineka yang saat ini di sudutkan kepada umat islam Salah satunya HTI/FPI Pak gatot sudah jelas kemarin memberikan statement bukan makar.

Jika FPI itu anti NKRI sudah jelas aksi 212 yang lalu akan meledak tidak ada aksi damai ini yang memfitnah adalah sekelompok orang yg ingin memanaskan situasi dimana keadilan tidak di junjung tinggi Yang jelas ada indikasi dari negara luar yg berani membayar orng pribumi untuk memecahkan kesatuan republik Indonesia.

Bagi yang peka mungkin mengerti apa yang selalu disampai kn pak gatot. Apa lagi jujur setelah pak gatot blak blakan membuka kedok negara luar yg ingin menguasai SDA Indonesia jarang sekali melihat pak gatot muncul dilayar kaca.

Ayo sama sama kita rujuk tali kebersamaan kembali pada sejarah dahulu semakin kedepan Indonesia dalam keadaan darurat Pilihan hanya ada pada diri kita masing masing mau merdeka atau dijajah bangsa lain

Tidak banyak pejabat di pemerintahan sekarang ini yang berani blak blakan bersebrangan pernyataannya sebut saja Pak Rizal Ramli ada beberapa statement beliau yang bersebrangan dengan pemerintah dan pada akhirnya jabatan yang di emban oleh Pak rizal ramli tidak lama.

Jika melihat Panglima jendral Tni gatot nurmantyo dalam setiap pernyataannya selalu terlihat tenang tanpa beban tidak takut kehilangan jabatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!