Selasa , April 24 2018
Dokter Awas Bahaya Pijatan Setelah Potong Rambut Bisa Kena Saraf

Dokter Awas Bahaya Pijatan Setelah Potong Rambut Bisa Kena Saraf

Dokter Awas Bahaya Pijatan Setelah Potong Rambut Bisa Kena Saraf –  Pernahkan anda memakai jasa memotong rambut di pinggir jalan kemudian sebagai bonus biasanya mendapat pijatan gratis setelah selsai  rambut anda di rapihkan ? kalau saya sering sekali

Selain jauh dan agak sulit ditemukan salon khusus Pria atau Barbershop yang biasanya ada di perkotaan, pilihan saya untuk merapihkan rambut biasanya mencari jasa pangkas rambut yang banyak tersebar di dekat pasar atau sekolahan. Baca Juga Modal 2 juta Barbershop Online Omzetnya 10 sampai 15 juta/bulan

2 mingggu atau 1 bulan sekali menyempatkan diri untuk memotong rambut di pangkas yang berbeda-beda ( tidak berlangganan ) tetapi hampir semua sama selalu memberikan BONUS pijatan dibagian pundak leher dan kepala kemudian Seringkali, pijat kepala diakhiri dengan meng’kretek’ leher, Tehnik yang di gunakan jasa tukang cukur dengan cara memegangi dagu dan seperti gerakan hendak mematahkan’ leher dengan cepat ke kiri dan ke kanan

Apakah anda pernah mengalami seperti saya ? PERLU ANDA KETAHUI bahaya di balik sering meng’kretek lehernternyata dari hasil penelitian di negaranya Syahrukhan INDIA, Belajar kejadian yang dialami oleh Ajay Kumar, pria India berusia 54 tahun, keluar dari barber shop dengan perasaan segar setelah memotong rambut dan kemudian dikasih pijatan Tidak lama kemudian, beliau ini menjadi semakin sesak napas.

Hasilanya jika sering meng’kretek leher telah merusak saraf frenikalnya yang mengendalikan diafragma, di mana pada akhirnya juga mengontrol pernapasan. sebagai efek nya Ajay Kumar harus memakai ventilasi mekanik (alat pernapasan bertekanan negatif atau positif. yang dapat mempertahankan ventilasi dan pemberian oksigen dalam waktu yang tidak sebentar )

Dokter Anand Jaiswal memberikan keterangan, diafragma Kumar lumpuh dan mungkin memerlukan dukungan ventilator sepanjang hidupnya, karena saraf jarang kembali secara spontan. Oleh karena itu, Dr Anand Jaiswal MEMPERINGATKAN  agar tidak memijat lehernya saat ke barber shop karena dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada sendi leher dan jaringan disekitarnya, otot atau saraf, bahkan menyebabkan kelumpuhan diafragma

Ketidaknyamanan sering dikaitkan dengan tidak berfungsinya organ jantung atau paru-paru. Naaaah disekitar kita atau umumnya di indonesia masih banyak menemukan para jasa pangkas rambut ( Barber shop yang memberikan BONUS dengan pijatan dan meng’kretek’ leher. SAYANG NYA tidak banyak orang yang tahu akan bahaya dari pijatan leher diakhiri dengan meng’kretek ini.

Pernyataan Dokter Shakir Husain, direktur klinik stroke dan neurovaskular di rumah sakit Neo, bahwa pijat leher ini juga dapat menyebabkan pembedahan arteri vertebralis. Jika pembedahan atau robeknya kecil, itu akan sembuh dengan sendirinya secara alami. Baca Juga

Pengencer darah harus diberikan selama 2 hingga 3 bulan. Tapi, dalam beberapa kasus, operasi harus dilakukan untuk membersihkan aneurisma akibat robekannya. Baca Juga Rahasia Pak Aang Tukang Cukur rambut Sukses Hasilnya Mobil Dan Sawah

Kerusakan pada arteri saat meng’kretek leher juga terlihat pada pasien yang memilih terapi chiropractic untuk masalah muskuloskeletal. “Hal ini dapat MENYEBABABKAN stroke atau fatalitas,” Kata ahli bedah saraf senior itu. Meski meng’kretek’ leher bisa bikin lega

Setelah mengetahui dengan membaca bahaya pijatan setelah potong rambut Bisa mengganggu saraf, saya selalu menolak untuk di pijat setelah selsai potong rambut yang di akhiri dengan meng’kretek leher. BAGIKAN informasi ini Semoga Bermanfaat

Sumber dari : https://lifestyle.okezone.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!